Rabu, 14 November 2012

Kisah Martha dan Maria (Lukas 10: 38-42)


Kali ini saya mencoba menggali sebuah perikop mengenai Maria dan Martha yang mana keduanya adalah pengikut Kristus. Dalam hal ini a sesuatu yang membedakan mereka yaitu perbedaan pemahaman yang mereka miliki masing-masing yang mana satu benar dan yang satu kurang benar. Maria lah yang memiliki pemahaman yang benar mengenai menjadi seorang pengikut Kristus, Hal ini menarik bagi saya karena mungkin seringkali seorang mahasiswa Kristiani lebih memilih untuk kuatir dan merepotkan diri seperti Martha dengan kegiatan-kegiatan daripada memilih menjadi Maria yang mendapatkan bagian yang terbaik dengan hanya duduk diam dan setia mendengarkan Allah. Dan sekarang pun pemahaman ini bagi saya juga belum cukup karena memang perlu penyerahan diri pada Allah agar hidup saya pribadi pun menjadi sesuai dengan pemahaman yang benar mengenai Allah. Yups apalagi tanpa pemahaman mungkin akan lebih tidak terarah karena tidak tahu mau dibawa kemana arah hidup kita. Oke..... sekedar membagikan hasil pemahaman dan penggalian Alkitab dan ini semua bukan karena otak saya tetapi hanya kasih karunia Roh Kudus saja yang membimbing saya untuk memahami dan menggali Firman Tuhan ini.


Observarsi:
fakta dalam perikop:
1. siapa tokoh-tokoh dalam cerita ini? Yesus dan murid-murid-Nya (ayat 38) Martha (ayat 38) dan Maria    (ayat 39)

2. Dimanakah kejadiaan tersebut? sebuah dusun/kampung (village in KJV+) (ayat 38)(dalam bahasa ibrani artinya kōmē ) atau lebih tepatnya Yohanes 11: 1 (kisah Lazarus dibangkitkan) dikatakan nama kampung Maria dan adiknya Martha adalah di Betania. Dalam Yohanes 11: 8 dikatakan bahwa Betania dekat Yerusalem atau sekitar 2 mile jaraknya. Sebagai tambahan yang saya dapat dari Wikipedia di zaman sekarang, desa ini dianggap sama dengan kota Al-Eizariya atau al-Izzariya , yang terletak 1,5 mil (2.4 km) di lereng sebelah tenggara dari Bukit Zaitun. Pada zaman Perang Salib, al-Eizariya disebut sebagai Betania oleh orang-orang Kristen. Nama Betania berasal dari bahasa Aram Ibrani (bahasa Ibrani: beit-te'enah, beit: "rumah"; te'enah: "pohon ara") artinya "rumah dari (pohon) ara ".

3. Siapakah martha? ia adalah seorang perempuan (gunē) yang tinggal di Betania (ayat 38) dalam Yohanes 11:19 martha adalah suadara dari Lazarus.

4. Siapakah Maria? Maria adalah saudara (adelphē = saudara perempuan) dari Martha (ayat 39)

5. Apakah yang dilakukan Marta ketika Kristus datang dengan murid-murid-Nya? ia menerima (hupodechomai) Dia di rumahnya (oikos= tempat tinggal yang berimplikasi keluarga) (ayat 38)

6. Apakah yang dilakukan Maria? Maria duduk (parakathizō= sit down near) dekat kaki Yesus dan terus mendengarkan (akouō = hear) perkataan-Nya (logos= artinya sesuatu yang dikatakan bisa berupa doktrin, kotbah maupun kebenaran) (ayat 39)

7. Apakah yang dilakukan Martha selanjutnya? dalam KJV+ "...But Martha was cumbered (perispaō=menarik perhatiannya atau memfokuskan diri) about much serving (diakonia=layananan)..." (ayat 40a)

8. Lalu apa yang dikatakan Martha ketika melihat Maria tidak membantunya? "Tuhan (kurios dari kata kuros yang artinya supremacy atau tepatnya pemilik kuasa atau supremasi) tidakkah Engaku peduli, bahwa saudaraku membiarkan (left (KJV+) atau kataleipō yanga artinya meninggalkan) aku melayani seorang diri? Suruhlah (epō yang artinya menunjukan perintah) dia membantu aku" (ayat 40b)

9. Apa tanggapan Yesus mengenai perkataan Martha? Yesus berkata "Martha, Martha, engkau kuatir (merimnaō yang artinya cemas tentang ataupun kuatir)dan menyusahkan diri (turbazō) dengan banyak perkara,( polus polos) (ayat 41)

10. Apa pernytaan Kristus selanjutnya? "tetapi hanya satu saja(heis artinya primer atau utama) yang perlu(dalam KJV+ dikatakan needful yang artinya sangat dinutuhkan) : Maria telah memilih (eklegomai) bagian yang terbaik (agathos), yang tidak akan diambil (aphaireō) daripadanya.

Interprestasi
mengenai makna perikop:
1. Apakah Maria dan Martha adalah pengikut Kristus? mereka berdua adalah pengikut Kristus tetapi yang membedakan mereka adalah bagaimana Maria lebih mengetahui prioritasnya sebagai pengikut Kristus.

2. Mengapa Kristus membiarkan Maria duduk di dektanya dan Martha untuk melayani? Kristus membiarkan  Maria karena ia mendapat bagian yang terbaik yang tidak akan di ambil dari padanya, Hal yang terutama bagi Yesus adalah duduk di dekat kaki-Nya dan setia mendengarkan perkataan-Nya

3. Apa yang di pelajari dari tokoh Yesus? Ia bukan peran yang suka membuat orang di repotkan tetapi ia lebih memilih keintiman/ kedekatan personal pengikut-Nya dari pada pelayanan yang di akukan oleh pengikut-Nya.

4. Apa yang dipelajari dari tokoh Martha dan Maria? Martha sibuk dengan pelayanan yang memang bukan prioritas sebagai pengikut tetapi Maria disini mencontohkan bahwa ia memperoleh bagian terbaik dengan setia ada di dekat Tuhan.

ajaran utama perikop ini:
1. Bagian terbaik sebagai pengikut Kristus adalah dengan hanya memiliki persekutuan pribadi dengan-Nya.

2. Pelayanan bukan sebuah prioritas karena keintiman dan relasi dengan manusia adalah kerinduan utama Allah.

Aplikasi
1. Saya harus percaya bahwa Kristus adalah seorang yang turun ke dunia untuk menjadi pelayan bukan dilayani, Hal itu dilakukan agar manusia dan Allah memiliki relasi yang intim dan itu semua karena kemurahan dan kebaikan Allah semata.

2. Saya harus meneladani Maria dimana ia memosisikan diri sebagai penerima bagian terbaik, sesuatu yang sederhana tetapi merupakan hal yang sangat prioritas dari seorang pengikut Kristus. 

3. Kemudian saya belajar dari pengertian/ pemahaman yang salah dari Martha yang mana ia lebih memprioritaskan pelayanan sesuatu yang tangible daripada persekutuan pribadi/ keintiman dengan Tuhan.

4. Saya perlu menjaga prioritas tersebut sebagaimana menjadi prioritas dan konsisten dalam menjalankan prioritas tersebut. Menjaga dan memperat keintiman dengan Allah dengan persekutuan pribadi yaitu Bible Reading, Saat Teduh, doa Syafaat, Hafal Ayat dan PA pribadi.

1 komentar:

  1. trrimakasih atas penjelasan dan sangat membantu, khususnya bahasa aslinya.

    BalasHapus